Friday, July 28, 2017
Artikel Terkini
You are here: Home » Tag Archives: Wisata

Tag Archives: Wisata

Keindahan Destinasi Wisata Banyuwangi

Siapa yang tidak kenal dengan Banyuwangi. Banyuwangi merupakan sebuah kota tujuan wisata yang istimewa bagi yang ingin menghabiskan masa liburan, maupun hanya untuk meluangkan hobi traveling.  Rumah bagi segala destinasi  wisata yang menakjubkan dan menawarkan keindahan yang sempurna.  Udara yang segar dan bersih, serta alam yang membentang indah dapat membuat orang tertarik dan tak akan merasa cepat jenuh dengan apa yang disuguhkan oleh Banyuwangi. Walaupun pernah menjadi kota terkotor beberapa tahun lalu, namun sekarang Banyuwangi telah disulap menjadi kota yang bersih dan langsung  meraih piala adiwiyata.

Selain itu pun, kini menjelajahi wisata di Banyuwangi sudah tidak perlu susah lagi.  Sangat banyak perubahan yang telah dilakukan agar menjadikan Banyuwangi lebih dikenal sebagai kota destinasi wisata domestik maupun mancanegara yang menakjubkan.  Dan itu akan terus dikembangkan agar memiliki potensi yang lebih besar lagi.  Beberapa destinasi wisata yang kurang dikenal, diharapkan dapat lebih mendatangkan tingkat kunjungan yang tinggi pula.  Banyuwangi memiliki potensi yang besar, namun kurang dikelola lebih optimal.

Berbagai event lokal maupun internasional pun telah diadakan, dan menjadi agenda tahunan bagi Banyuwangi.  Tour de Ijen dan Banyuwangi International Surf Competition menjadi dua event terbesar yang diadakan di Banyuwangi, yang hampir setiap tahunnya ramai dipadati masyarakat Banyuwangi.  Ini terbukti, Banyuwangi siap menjadi lebih baik dari sebelumnya untuk menjadi destinasi wisata terbaik di Indonesia !

Banyuwangi memiliki berbagai julukan yang diantaranya sebagai berikut.

  • Kota Banteng
    Kabupaten Banyuwangi dijuluki kota banteng dikarenakan di Banyuwangi tepatnya di Taman Nasional Alas Purwo terdapat banyak banteng jawa.
  • The Sunrise of Java
    Julukan The Sunrise of Java disandang Kabupaten Banyuwangi tidak lain karena daerah yang terkena pertama sinar matahari terbit dari Pulau Jawa.
  • Kota Pisang
    Sejak dahulu Kabupaten Banyuwangi sangat dikenal sebagai penghasil pisang terbesar, bahkan tiap dipekarangan rumah warga selalu terdapat pohon pisang.

Setelah mengenal beragam mengenai Banyuwangi, kini saatnya mengenal destinasi wisata yang ada di Banyuwangi !  Berikut ini daftar enam destinasi wisata dan rekreasi keluarga di Banyuwangi yang wajib kalian kunjungi jika berada di Banyuwangi.

  • Gunung Ijen

    Gunung Ijen

    Gunung Ijen

    Gunung Ijen salah satu gunung yang masih aktif hingga sekarang dan merupakan satu komplek gunung berapi yang terdiri dari kawah gunung Ijen dan dataran tingginya.  Bagi kalian yang suka akan petualangan, Gunung Ijen sangat tepat untuk kalian. Karena Kawah Ijen disebut sebagai danau kawah terbesar di dunia yang memiliki daya tarik yang kuat untuk mengundang para wisatawan berkunjung, dari warna danaunya hijau kebiruan, suhunya yang dingin dan sejuk khas hawa pegunungan, panorama indah sampai aktivitas para penambang belerang sangat menarik untuk dinikmati dan yang paling utama tentu fenomena Blue Fire yang menjadi kebanggaan masyarakat Banyuwangi, karena diyakini fenomena alam ini hanya ada dua di dunia yakni Ijen dan Alaska.

  • Pantai Plengkung / G-Land

    Pantai Plengkung

    Pantai Plengkung

    Pantai Plengkung atau biasa di sebut dengan G-Land, adalah salah satu pantai di Banyuwangi dan telah populer di kenal sebagai Seven Giant Waves Wonder yang diberikan oleh seorang peselancar dunia atas gulungan ombaknya yang memukau.  Ombak di pantai ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia, dengan ombak setinggi 4-6 meter sepanjang 2 Km dalam formasi 7 gelombang bersusun.  Tidak salah jika Pantai Plengkung merupakan surga bagi peselancar profesional dunia yang ingin menaklukan ombak dengan berbagai kreasi surfing mereka.

  • Watu Dodol

    Watu Dodol

    Watu Dodol

    Obyek wisata ini kurang lebihnya adalah pantai, tepat berada di perlintasan jalur Banyuwangi – Situbondo. Wisatawan yang ingin menikmati keindahan wisata Watu Dodol akan disuguhi dengan berbagai indahnya panorama laut dan bisa juga mendaki bukit untuk bisa menikmati pemandangan dan suasana yang lebih indah lagi.

  • Pulau Merah

    Pulau Merah

    Pulau Merah

    Pulau Merah atau Red Island adalah sebuah pantai dan objek wisata di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.  Pantai ini dikenal karena sebuah bukit hijau kecil bertanah merah yang terletak di dekat bibir pantai.  Bukit ini dapat dikunjungi dengan berjalan kaki saat air laut sedang dalam keadaan surut. Selain wisata alam, terdapat pula wisata religi yang terdapat Pura dimana warga yang beragama Hindu disana melaksanakan upacara Mekiyis.

  • Taman Nasional Alas Purwo

    Taman Nasional Alas Purwo

    Taman Nasional Alas Purwo

    Taman Nasional Alas Purwo merupakan kawasan hutan hujan dataran rendah dan terdapat sedikitnya 584 jenis tumbuhan seperti, rumput, herba, semak, liana dan pohon.  Satwa langka dan dilindungi yang terdapat di TN Alas Purwo seperti penyu lekang, penyu belimbing, penyu sisik, dan penyu hijau yang biasanya sering mendarat di pantai Selatan taman nasional ini pada bulan Januari – September.

  • Pantai Sukamade

    Pantai Sukamade

    Pantai Sukamade

    Pantai Sukamade merupakan salah satu bagian dari Taman Nasional Meru Betiri dan merupakan zona pemanfaatan intensif untuk pengamatan telur penyu dan pelepasan tukik. Di pantai ini wisatawan dapat menyaksikan secara langsung saat penyu bertelur.  Wisatawan juga dapat turut aktif dalam usaha konservasi penyu dengan mengikuti kegiatan pelepasan tukik ke laut setelah ditetaskan pada penetasan semi alami.

    Bagi kalian yang mencari suasana pantai yang masih asri dan alami, pantai Sukamade bisa menjadi salah satu alternatif untuk dikunjungi.  Pantai yang terletak dikawasan taman nasional Meru Betiri merupakan deretan pantai selatan sehingga tidak heran bila ombaknya bisa dimanfaatkan juga untuk berselancar. Obyek wisata lain yang ada di Pantai sukamade adalah Hutan mangrove yang terletak di muara timur Pantai Sukamade. Sungai di sekitar mangrove bisa dimanfaatkan untuk cano sambil melakukan pengamatan burung.

Info Event Banyuwangi !!!

Jadwal Event Banyuwangi

 – Keindahan Destinasi Wisata Banyuwangi –
– I LOVE BANYUWANGI ! – ISUN DHEMEN BANYUWANGI ! –

Referensi :

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Banyuwangi
  • http://inloveindonesia.com/fenomena-alam-blue-fire-di-kawasan-wisata-kawah-ijen-jawa-timur/
  • http://www.eastjava.com/tourism/banyuwangi/ina/

Kuta, Surga Beragam Wisata

Kuta, Surga Beragam Wisata – Kuta merupakan sebuah kota yang terletak di Pulau Dewata yang memiliki luas sekitar 17,52 km² dengan lima kelurahan yang membaginya, serta memiliki beragam wisata yang sangat menarik bagi wisatawan seluruh dunia.  Beragam wisata dapat Anda temukan disana, diantaranya wisata belanja, wisata kuliner, wisata pantai dan masih banyak lagi, yang pastinya sangat cocok bagi lokasi berwisata Anda.

Pantai Kuta

Siapa yang tidak kenal dengan Kuta, apalagi Pantai Kuta.  Sebuah tujuan wisata favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk menghabiskan masa liburannya.  Pantai Kuta sangat terkenal  dan cukup mendunia, khususnya wisatawan penggemar surfing.  Dengan ombak yang sempurna untuk melakukan selancar, menjadikan wisatawan penggemar surfing dapat lebih leluasa bermain trik dengan selancarnya. Selain itu, pemandangan sunset di Pantai Kuta juga sangat indah untuk dinikmati.

Kuta Square

Selain Pantai Kuta yang indah, terdapat juga wisata belanja yang sudah terkenal di kawasan Kuta yaitu Kuta Square.  Kuta Square merupakan salah satu pusat belanja yang di dalamnya banyak terdapat berbagai otlet-otlet atau toko fashion ternama, toko surf, cafe, dan juga resto cepat saji yang tidak pernah sepi pengunjung. Jalur di sepanjang blok selalu padat dengan kendaraan bermotor maupun kendaraan umum. Letaknya pun sangat strategis, berdekatan dengan berbagai hotel seperti Ramayana Resort, Hard Rock, Mercure Kuta, dan lainnya. Dari Pantai Kuta, blok ini hanya berjarak sekitar kurang 5 menit dengan berjalan kaki.

Hotel Surga

Dalam menikmati semua wisata yang ada di Kuta tidak dapat dilakukan hanya sekejap saja, dan pastinya Anda akan ketagihan dan ketagihan lagi dengan apa yang disuguhkan Kuta untuk Anda.  Saya rekomendasikan untuk Anda yang ingin berwisata ke Kuta untuk menikmati hotel yang berada di kawasan Kuta.  Selain untuk tempat beristirahat dan bermalam, dapat membuat Anda terkagum dengan berbagai tema dan fasilitas di setiap hotel yang berbeda.  Bersiap berwisata ke Kuta ?  Segera pesan hotel dan nikmati Kuta, Surga Beragam Wisata di http://www.voucherhotel.com/indonesia/kuta-bali/

Tulisan ini disertakan dalam travel blog contest VoucherHotel.com

Wisata Alam Alas Purwo

A. Jungle Track

Jungle Track Alas Purwo

Banyak sekali obyek-obyek wisata alam di Taman Nasional Alas Purwo yang dapat dijadikan pilihan untuk wisata jungle track.  Dari mulai Rowobendo-Ngagelan-Segoro Anak-Cungur atau Trianggulasi-Pancur-Plengkung, memberikan kenikmatan tersendiri bagi penggemar wisata jalan kaki.  Di samping medannya yang melewati hutan yang bagus, sering pula dijumpai satwa yang melintas yang memberikan kesan bahwa benar-benar sedang berada di alam bebas.

B. Atraksi Satwa

Atraksi Satwa Alas Purwo

Sadengan merupakan tempat termudah untuk mengamati dan melihat banteng.  engan hamparan padang rumput seluas 84 Ha yang menghijau memungkinkan rombongan banteng, rusa dan kijang yang sedang merumput mudah untuk dilihat.  Merak dan berbagai jenis burung lainnya juga tampil menambah ramai suasana alam di Sadengan.  Dengan sebuah menara pengintai, banyak wisatawan baik dalam maupun luar negeri berkunjung ke Sadengan untuk menikmati atraksi satwa liar ini.

Sepanjang jalur trail wisata bisa digunakan sebagai arena pengamatan burung (Bird Watching).  Terutama jalur antara Sadengan-Trianggulasi.  Kicauan burung akan mudah didengarkan pada waktu pagi hari antara jam 05.00 – 09.00 WIB.  Belum lagi jika sudah musim bunga cangkring, sepanjang pantai burung Cucak Hijau mudah sekali dilihat.  Untuk burung Beo waktu-waktu tertentu banyak sekali dijumpai di pohon-pohon besar baik disepanjang jalur menuju Safengan maupun didaerah jalur trail wisata Sadengan-Trianggulasi.

C. Panorama

Panorama Alas Purwo

Banyak sekali keindahan alam yang ada dan dapat digali potensinya di Alas Purwo.  Di Trianggulasi misalnya, dapat dinikmati panorama senja hari ketika matahari akan tenggelam.  Terus berjalan ke arah Timur sampai Sunglon Ombo, dapat dilihat sirkulasi masuk keluarnya air laut karena pasang surut ke dalam, dengan berbagai tumbuhan khas payau yang konon ceritanya adalah habitat “bajul”.  Lebih ke Timur lagi mulai Pancur sampai Parang Ireng berjarak 1 Km dapat dinikmati dan diambil gambar keindahan alamnya dengan berbagai bentuk lukisan alam yang sangat unik.  Ditambah lagi dengan hamparan pasir gotri sepanjang 8 Km dari Parangireng sampai Plengkung.

D. Fotografi

Fotografi Alas Purwo

Kegiatan lain yang bisa dilakukan dan sangat cocok bagi para fotografer adalah keindahan alam yang ada di Alas Purwo.  Dengan berbagai obyek yang menawan, mulai pantai sampai bukit, berbagai jenis tumbuhan dan satwa memberikan daya tarik tersendiri terhadap para fotografer.  Biasanya obyek-obyek yang di gemari adalah panorama (sun set dan sun rise), satwa, dll.

E. Selancar / Surfing

Surfing Alas Purwo

Olah raga selancar sudah akrab sekali dengan kawasan Plengkung dan sudah beberapa kali dilaksanakan even internasional.

Orang asing lebih menyenangi Plengkung sebagai tempat selancar dibanding tempat-tempat yang lian karena olah raga selancar membutuhkan ombak yang mempunyai karakter khusus seperti pecahan ombak yang berasal dari satu ujung ke ujung yang lain.  Fenomena lain adalah Plengkung mempunyai tujuh lapis ombak dengan panjang gelombang 2 Km.

Sebenarnya di Taman Nasional Alas Purwo ada juga daerah yang bisa digunakan para peselancar pemula.  Dengan karakteristik perairan yang tidak seganas Plengkung, yaitu di daerah Parang Ireng sampai Batu Lawang.

F. Snorkling dan Diving

Snorkling dan Diving Alas Purwo

Walaupun belum dikembangkan, potensi di Slenggorong-Perpat sampai Tanjung Pasir sangat cocok untuk olah raga snorkling dan diving.  Berbagai jenis karang yang indah dengan bermacam-macam jenis ikan hias merupakan pemandangan yang sangat menarik bagi para penggemar snorkling dan diving.

Untuk menjaga keselamatan selama kunjungan, anda harus dipandu dan didampingi oleh pemandu wisata serta dilarang memasuki kawasan inti (sanctuary zone), kecuali untuk penelitian.

Sumber : Informasi Obyek Wisata Alam Taman Nasional Alas Purwo

Aku Ingin Jogja Go International

Aku Ingin Jogja Go International – Jogja merupakan sebuah kota yang memiliki luas sekitar 32.8 km per segi dengan titik koordinat 7°48’5″LU 110°21’52″BT dan memiliki sekitar 430.735 jiwa (berdasarkan sensus tahun 2011).  Sebuah kota besar di salah satu provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini merupakan tempat kedudukan Sultan Yogyakarta dan juga Adipati Pakualam.  Jogja dikenal juga dengan kota pelajar, karena hampir 20 persen dari penduduk yang produkitf adalah pelajar dan memiliki sekitar 137 perguruan tinggi.  Pelajar dan mahasiswa sangat mewarnai dinamika Kota Jogja yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara.

Universitas Gajah Mada UGM

Universitas Gajah Mada (UGM) menjadi pusat pendidikan favorit tujuan pendidikan lanjutan setelah Sekolah Menengah Atas, dari berbagai daerah di Indonesia.  Universitas Gajah Mada merupakan universitas tertua, terbaik dan terfavorit yang didirikan oleh Pemerintah Republik Indonesia.  Dalam peringkat yang didasarkan atas penilaian dan upload resmi situs www.4ICU.org, UGM berada di peringkat 53 dari 100 universitas top Asia pada awal tahun 2013.  Pemeringkatan yang dilakukan berdasarkan popularitas di dunia internet dilakukan menggunakan algoritma yang berbeda. Prestasi tersendiri bagi Universitas Gajah Mada yang dimiliki dalam popularitas di dunia internet.

Selain terkenal dengan UGM-nya, Jogja juga terkenal akan peninggalan sejarah dan budaya yang telah berkembang hingga saat ini.  Kombinasi yang sangat unik antara candi, sejarah, tradisi, budaya, dan kekuatan alam menjadikan Jogja sangat menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun wisatawan asing.  Aku Ingin Jogja Go International !  Melalui berbagai wisata yang disuguhkan yang meliputi wisata candi, wisata pantai, wisata alam, wisata kuliner dan berbagai wisata lainnya.  Bermacam-macam wisata itu merupakan impian dari wisatawan dari berbagai penjuru nusantara maupun dunia yang mencari wisata yang tepat untuk menghabiskan masa liburan.  Di dukung dengan flora dan fauna yang resmi yang dimiliki Jogja, yaitu flora resmi Kelapa gading (Cocos nuciferal vv. gading) dan fauna resmi Burung tekukur (Streptoplia chinensis tigrina).

Aku Ingin Jogja

Menurut pemikiran saya sendiri, Jogja sebenarnya sudah masuk dalam kategori Go Internasional.  Namun, potensi wisata yang dimiliki tidak sebanding dengan nilai Go Internasional yang  bisa mendapatkan nilai yang lebih.  Berbeda dari kota Badung yang terkenal dengan pantai kuta-nya bisa lebih Go Internasional daripada Jogja, memiliki potensi wisata yang terbilang lebih banyak dari Jogja namun bisa memanfaatkan potensi wisata yang dimiliki dengan maksimal, dengan begitu sangat banyak wisatawan yang tertarik untuk lebih mengenal kota Badung.  Beberapa potensi wisata yang dimiliki Jogja adalah Malioboro, Taman Pintar dan juga Taman Sari.

Aku Ingin Jogja Go International !  Dengan melihat perbandingan kota Badung dengan kota Jogja diharapkan kita sebagai bangsa Indonesia harus melihat potensi wisata yang bisa mendatangkan keuntungan yang berjibun untuk individu, maupun devisa negara untuk pemerintah.  Memaanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki Jogja, merupakan sebuah usaha untuk menghilangkan penjajah dari sektor ekonomi yang sudah menggeliat dan dimiliki oleh investor asing, mematikan pergerakan sektor ekonomi yang akan dikuasai dan dikeruk lagi oleh investor asing.

Mau sampai kapan potensi yang dimiliki Indonesia khususnya Jogja dimiliki investor asing !  Jangan hanya menonton, terdiam, bahkan pasrah dengan keadaan yang terjadi saat ini.  Sudah saatnya kita bangkit dan memanfaatkan potensi yang ada di Jogja secara maksimal. Semakin lebih banyak lagi mendatangkan keuntungan bagi Indonesia dengan hadirnya wisatawan-wisatawan asing yang berkunjung.  Dengan banyaknya devisa negara yang masuk, juga akan menambah kemakmuran bangsa Indonesia.  Sudah saatnya merubah nasib kita ! Jangan lagi perekonomian kita dijajah ! Aku Ingin Jogja Go International ! Dunia lebih mengenal !

Referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Yogyakarta dan www.yogyes.com

Taman Nasional Alas Purwo

Taman Nasional Alas Purwo – Berdasarkan Administratif Pemerintahan Taman Nasional Alas Purwo terletak di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Daerah Tingkat II Banyuwangi.  Secara geografis terletak di ujung Timur Pulau Jawa wilayah pantai Selatan antara 8° 26′ 45″ – 8° 47′ 00″ LS dan 114° 20′ 16″ – 114° 36′ 00″ BT.

Taman Nasional Alas Purwo

Didalam pengelolaan kawasan Taman Nasional Alas Purwo yang luasnya 43.420 Ha, terdiri dari beberapa zona (mintakat) antara lain, yaitu :

  • Zona Inti (Sanctuary zone) seluas 17.200 Ha.
  • Zona Rimba ( Wilderness zone) seluas 24.767 Ha.
  • Zona Pemanfaatan (Intensive use zone) seluas 250 Ha.
  • Zona Penyangga (Buffer zone) seluas 1.203 Ha.

Rata-rata curah hujan berkisar antara 1000-1500 mm per tahun dengan temperatur berkisar antara 22° – 31° dengan kelembapan udara antara 40 – 85 %.  Wilayah Taman Nasional Alas Purwo sebelah Barat menerima curah hujan lebih tinggi bila dibandingkan dengan wilayah sebelah Timur.

Dalam keadaan biasa, Taman Nasional Alas Purwo pada bulan April sampai dengan bulan Oktober adalah musim kemarau dan bulan Oktober sampai dengan bulan April musim hujan.

Secara umum daratan kawasan Taman Nasional Alas Purwo adalah datar sampai bergelombang, hampir seluruh kawasan dikelilingi perairan Laut Selatan.  Daratan tertinggi dijumpai pada Gunung Linggamanis (322 mdpl).

Keadaan tanah hampir keseluruhan merupakan jenis tanah liat berpasir dan ada sebagian kecil yang berupa tanah lempung.

Sungai di kawasan Taman Nasional Alas Purwo umumnya dangkal dan pendek.  Sungai yang mengalir sepanjang tahun hanya terdapat di bagian Barat Taman Nasional yaitu Sungai Segoro Anak dan Sunglon Ombo.  Mata air banyak terdapat di daerah Kucur, Gunung Kunci, Goa Basori dan Sendang Srengenge.

Secara umum tipe hutan di kawasan Taman Nasional Alas Purwo merupakan hutan hujan tropis dataran rendah.  Hutan bambu merupakan formasi yang dominan, diduga 40% dari total luas hutan yang ada. Telah tercatat sedikitnya 420 jenis tumbuhan yang terdiri dari jamur, rumput, herba, semak, liana dan pohon.

Berdasarkan tipe ekosistemnya, hutan di Taman Nasional Alas Purwo adpat di kelompokkan menjadi hutan bambu, hutan pantai, hutan bakau/mangrove, hutan tanaman, hutan alam dan padang penggembalan.

jenis satwa alas purwo

Jenis Satwa Taman Nasional Alas Purwo

Keanekaragaman jenis satwa/fauna di kawasan Taman Nasional Alas Purwo secara garis besar dapat dibedakan menjadi 4 golongan yaitu Mammalia, Aves, Pisces dan Reptilia.  Di kawasan Taman Nasional Alas Purwo terdapat beberapa jenis satwa antara lain Banteng, Rusa, Ajag, Babi Hutan, Kijang, Macan Tutul, Lutung dan Kera Abu-abu.

Burung yang telah berhasil di identifikasi berjumlah 233 jenis terdiri dari burung darat dan burung air beberapa jenis diantaranya merupakan burung migran.  Beberapa jenis burung yang mudah dilihat diantaranya Ayam Hutan, Merak dan Cucak Hijau.

Untuk reptilia telah teridentifikasi sebanyak 20 jenis dan mammalia sebanyak 31 jenis.

Sebagian besar mata pencaharian masyarakat disekitar kawasan adalah bertani, buruh tani dan nelayan. Masyarakat nelayan kebanyakan tinggal di wilayah Muncar, yang merupakan salah satu pelabuhan ikan terbesar di Jawa.

Mayoritas penduduk sekitar kawasan pemeluk agama Islam, namun banyak pula penduduk yang beragama Hindu terutama di desa Kedungsari dan dusun Kutorejo,

Secara umum masyarakat sekitar Taman Nasional Alas Purwo digolongkan sebagai masyarakat Jawa tradisional.  Bertapa, semedi, saiyan (gotong royong sewaktu mendirikan rumah), bayenan serta selamatan-selamatan lain yang berkaitan dengan pencarian ketenangan bathin masih membudaya.  Pada hari-hari tertentu seperti I Syuro, bulan purnama, bulan mati, masyarakat datang ke kawasan Taman Nasional Alas Purwo untuk mensucikan diri.

Bantulah melestarikan
TAMAN NASIONAL ALAS PURWO
dengan :
Tidak mengambil apapun kecuali foto kenangan
Tidak meninggalkan apapun kecuali tapak kaki

Sumber : Informasi Obyek Wisata Alam Taman Nasional Alas Purwo

Scroll To Top