Tuesday, October 23, 2018
Artikel Terkini
You are here: Home » Tag Archives: Transportasi

Tag Archives: Transportasi

Tiket Pesawat Ludes Tiket KA Melimpah

Rogojampi – Jika Anda bermaksud mudik menggunakan transportasi udara dari Bandara Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, tampaknya harus menahan kekecewaan. Sebab, saat ini tiket pesawat udara di masa libur Lebaran sudah ludes terjual.

Tiket pesawat hari H Idul Fitri sudah lama habis, baik tujuan Surabaya maupun sebaliknya.  “Tiket sudah habis hingga H+7 Lebaran,” ungka Kepala Satker Bandara Blimbingsari, Andy Hendra Suryaka.

Selama Ramadhan, aktivitas penerbangan dari Bandara Blimbingsari sangat padat.  Itu terjadi pada penerbangan komersial yang dilayani pesawat Wings Air maupun penerbangan yang menggunakan pesawat khusus.  “Sekarang cari tiket pesawat susah karena sudah habis.  Pemudik sudah semakin percaya transportasi udara,” tegasnya.

Sementara itu, tiket kereta api (KA) dari beberapa stasiun Banyuwangi tersisa sekitar 5.663 tempat duduk.  Tiket KA Mutiara Timur malam tujuan Stasiun Gubeng Surabaya (SGU) tersisa 655 seat.  Kelas eksekutif 394 kursi dan kelas bisnis tersisa 261 kursi.

KA Mutiara Timur siang tersisa sekitar 1.195 seat, yakni 721 kursi kelas eksekutif dan 474 kursi kelas bisnis.  “Itu keberangkatan mulai 5 hingga 18 Agustus 2013,” jelas Manager Hukum dan Humas PT KAI Daops 9 Jember, Gatut Sutiyatmoko.

KA Tawang Alun tujuan Malang hanya tersisa 2.324 tempat duduk.  Sisa tempat duduk itu untuk keberangkatan 6 hingga 18 Agustus 2013 mendatang.  Tanggal 12 dan 13 Agustus sudah kosong.

Gatut menambahkan, KA Sri Tanjung jurusan Gubeng Surabaya masih tersisa banyak sekitar 1.025 tempat duduk.  KA Sri Tanjung tujuan Jogjakarta tersisa sekitar 464 tempat duduk.  “Tempat duduk itu hanya tersedia pada keberangkat tanggal 16, 17, dan 18 Agustus.  Tiket 6 hingga 15 Agustus sudah tidak ada,” katanya. (Agi/cl/bay)

Sumber :

  • Radar Banyuwangi, 6 Agustus 2013

Sehari 60 Ribu Pemudik Masuk Jawa

Kalipuro – Kedatangan arus mudik Idul Fitri dari Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mengalami lonjakan kemarin (4/8).  Dalam sehari kemarin, penumpang pejalan kaki dari Gilimanuk menuju Ketapang menembus angka 60.864 orang.

Sehari sebelumnya, jumlah penumpang pejalan kaki hanya 34.000 orang.  Sedangkan penumpang roda dua (R2) naik menjadi 15.846 unit dari sebelumnya 10.500 unit.  Sementara kendaraan roda empat (R4), naik menjadi 5.298 unit naik dari sebelumnya yang hanya 4.939 unit.  Untuk penumpang pejalan kaki mengalami peningkatar sekitar 25 persen, kendaraan R2 naik sekitar 50 persen, dan kendaraan R4 naik sekitar tujuh persen.

Pada H-5 kemarin, PT ASDP Indonesia Ferry (IF) Ketapang mengoperasikan 32 kapal dengan jumlah 225 trip.  Dalam aktivitas penyeberangan kemarin, semua kapal yang datang dari pelabuhan Gilimanuk selalu penuh berisi pemudik.

Sedangkan dari pelabuhan Ketapang, arus balik mulai ada peningkatan.  Hanya, peningkatan penumpang dari Jawa ke Bali tidak terlalu signifikan.  Antrean di pelabuhan Ketapang terjadi pada saat kapal bongkar menurunkan penumpang dari Bali.

Proses bongkar kapal cukup lama, karena penumpang dari Bali meningkat tajam.  “Arus mudik dari Ketapang memang mulai meningkat, namun tidak terlalu besar,” ungkap Pemimpin Cabang PT ASDP IF Ketapang, Waspada Heruwanto melalu Manager Operasional, Saharuddin Koto.  Arus mudik dari Ketapang hingga pukul 08.00 kemarin, jumlah penumpang tercatat sekitar 21.369 orang, kendaraan R2 1.479 unit, dan kendaraan R4 sebanyak 3.479 unit.  Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, pada H-5 penumpang pejalan kaki terjadi peningkatan 17 persen.

Sebelumnya, jumlah penumpang 18.262 orang pada H-5 naik menjadi 21.369 orang.  Kendaraan R4 naik lima persen dari 3.323 unit menjadi 3.479 unit.  Sementara untuk kendaraan R2 mengalami penurunan sekitar 73 persen dari 5.457 unit turun menjadi 1.479 unit.  Jumlah trip dari Ketapang juga mengalami penurunan sekitar sembilan persen dari 246 trip turun menjadi 224 trip.

Sumber :

  • Radar Banyuwangi, 5 Agustus 2013

Tiket Kereta Api Lebaran Laris

Tiket Kereta Api Lebaran Laris – Perayaan Hari Raya Idul Fitri masih akan berlangsung dua bulan mendatang. Tapi penjualan tiket Kereta Api (KA) di masa Lebaran untuk jurusan Banyuwangi-Surabaya dan Banyuwangi-Jokjakarta ternyata sudah laris diborong. Hingga kemarin (2/6), tiket KA yang terjual untuk musim Lebaran mendatang ternyata sudah melebihi 50 persen.

Tiket yang lari dibeli calon penumpang itu terutama pada arus balik yakni H plus dua, hingga H plus tujuh. “Diperkirakan akhir Juli 2013, semua tiket KA jurusan Banyuwangi-Surabaya atau Jogja sudah habis,” terang Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops IX Jember, Gatut Setyamoko.

Menurut Gatut, pembelian tiket KA ini sudah bisa dilakukan pada H-90 hari dari pemberangkatan. Sehingga saat ini sudah banyak pelanggan yang memesan tiket untuk hari raya Idul Fitri mendatang. “Kalau yang dari arah Jogjakarta atau Surabaya menuju Banyuwangi, kita tidak tahu. Karena wilayahnya beda, tapi informasinya (tiket) juga sudah banyak yang terbeli,” jelasnya.

Dari laporan yang diterima sementara, jelas dia, KA Mutiara kelas eksekutif untuk jurusan Banyuwangi-Surabaya, tiket yang sudah terjual sekitar 40 persen. Sedang pada kelas bisnis, tiket yang sudah terjual malah lebih banyak lagi yakni melebihi 50 persen. “Ini termasuk sudah banyak, karena Lebaran masih kurang dua bulan lagi,” cetusnya.

Gatut menyebut, untuk KA Mutiara kelas eksekutif ini yang tersedia hanya empat gerbong. Setiap gerbong tersedia 50 kursi penumpang. “Kalau kelas bisnis hanya ada tiga gerbong, setiap gerbong ada 64 kursi,” ungkapnya.

Bagaimana dengan KA ekonomi Sritanjung? Ternyata juga tidak jauh beda dengan KA eksekutif dan bisnis. Hingga saat ini, tiket untuk arus balik Lebaran sudah banyak yang terjual. “Kalau kelas ekonomi seperti Sritanjung jurusan Banyuwangi-Jogjakarta, tiket yang sudah terjual sebanyak 30 persen. “Tapi yang beli tiket Surabaya-Madiun sudah 50 persen,” sebutnya.

Gerbong yang disediakan untuk KA Sritanjung ini, jelas dia, selama ini ada lima buah. Setiap gerbong itu, masih kata dia, berisi 105 kursi penumpang. “Ini gerbong pada hari-hari biasa, bila Lebarang biasanya gerbong ditambah,” katanya pada Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Gatut berharap pada semua warga yang akan memanfaatkan KA pada hari raya Idul Fitri, hendaknya segera memesan tiket. Bila tidak, dikhawatirkan akan kehabisan tiket. “Yang memesan tiket terus ada,” terangnya. (abi/bay)

Sumber : Radar Banyuwangi, 3 Juni 2013

Ramayana Travel Hadirkan Taxi Mewah

Ramayana Travel Hadirkan Taxi Mewah – Bisnis tansportasi berbasis nilai kemanusiaan dan SDM (sumber daya manusia) sangat berperan penting dalam bisnis transportasi yang dikelola Ramayana Duta Wisata (RDW). Baik fronliner maupun back office. Hal ini merupakan pilar utama untuk menghasilkan service excellent: product excellent, process excellent, dan people excellent integritty.

SDM selalu menarik untuk dibicarakan. Karena SDM merupakan salah satu kunci yang dapat menuai sukses suatu perusahaan. Maka, tak heran sebagian besar aktivitas ditunjukkan untuk pengemudi, pramuwisata, dan da staff frontman. Mulai proses dari recruitment, pelatihan, system reward dan punishment. ” Dengan berbekal kejujuran, kerja keras, ketekunan, sehingga kami dapat membangun PT. Ramayana Duta Wisata mulai dari nol,” ujar pimpinan PT. RDW, Lie Sony Sundoyo.

Sony menambahkan, PT.RDW saat ini menghadapi tantangan agar terus visa melampaui harapan pelanggan yang selalu berubah dan meningkat. Pihaknya juga berusaha menyeimbangkan layanan prima yang telah ada. Sony menjelaskan, bahwa PT. RDW bukan hanya memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi. Pihaknya juga memberikan layanan lebih jasa transportasi terpadu yang berkualitas.

Taxi Mewah Murah

Sony menegaskan, jaringan bisnis RDW tidak hanya melayani travel antar jemput Banyuwangi-Surabaya (PP), dan Banyuwangi-Malang (PP), tetapi juga mengembangkan menjadi biro perjalanan wisata dengan transportasi terpadu darat,laut, dan udara.” Kami memiliki sertifikasi ASITA ABACUS untuk mendukung kinerja kami,” kata Sony.

Kehadiran TAXI Ramayana MPV (Multi Purpose Vehicle) melengkapi deretan armada RDW untuk lebih memanjakan tamu/pelanggan yang menggunakan jasa Taxi executive premium. Armada baru Daihatsu Luxio, APV Arena dengan 7 seater, bagasi luas, dan ruang nyaman member nilai tambah untuk masyarakat yang bertujuan untuk bisnis, rekreasi di Kabupaten Banyuwangi dengan harga terjangkau, layanan prima, dan fasilitas mewah.

“Selain itu, kami berkomitmen memberikan layanan aman, nyaman, mudah, dan lebih personalize (ANDAL). Dengan fasilitas AC, Argometer Printer, entertainment TV+DVD, kami ingin memanjakan pelanggan selama dalam perjalanan. Harga pasti PAS atu gratis (tanpa struk) adalah jaminan kami selama menggunakan Taxi Ramayana. Dengan print argometer, penumpang dapat mengetahui tarif yang dibayarkan sesuai dengan kilometer yang ditempuh. Tanpa print, kami beri gratis,” imbuh Sony

Paket wisata di Jawa Timur, khususnya di Banyuwangi, seperti Kawah Ijen, Plengkung, Taman Nasional Baluran dan Alas Purwo, Sukamade, Taman Nasional Meru Betiri, akan dilayani RDW dengan voucher hotel seluruh Indonesia dan tiket pesawat. Semuanya dijamin paling murah untuk segala urusan.

Dalam rangka launching taxi baru, dapatkan voucher hemat sampai Rp 50.000 untuk segala produk dan jasa. Untuk pemesanan taxi, hubungi 0333-7770791/8951388, travel 0333-63640/630201, tiket pesawat 0333-634871/421760 exl 122, dan layanan pelanggan 081249008778. (*/als)

Sumber : Radar Banyuwangi, 31 Mei 2013

Scroll To Top