Sunday, April 5, 2020
Artikel Terkini
You are here: Home » Tag Archives: Pemerintahan

Tag Archives: Pemerintahan

Bulog Jamin Stok Beras Banyuwangi Aman

Bulog Jamin Stok Beras Banyuwangi Aman – Lahan pertanian yang menyempit akibat banyaknya pengembangan yang membuat perumahan, dan gagal panen yang sempat menimpa sebagian petani, dijamin tidak akan mempengaruhi stok beras di penyimpanan badan urusan logistik (Bulog).

Untuk mencukupi kebutuhan beras ini, Bulog Banyuwangi telah banyak mendatangkan beras dari sejumlah kota di Jawa Timur, Bali dan Busa Tenggara Barat (NTB). “Stok beras hingga akhir tahun ini, Insyaallah aman,” cetus kepala Bulog Banyuwangi, Razman Setiawan kemarin (2/6).

Razman mengakui, hingga satu semester pertama pada tahun 2013 ini, target penyerapan beras masih belum memenugi. Tapi, dirinya optimis pada semester kedua sudah melewati. “Pada tahun 2013 ini, target penyerapan beras 80 ribu ton,” katanya.

Target yang telah dicanangkan ini, jelas dia, lebih banyak sebesar 4.500 ton dari pencapaian yang didapat pada tahun 2012 lalu. Setahin lalu, lanjut dia, penyerapan yang berhasil dilakukan mencapai 75.500 ton. “Saya optimistis target penyerapan akan tercapai,” ujarnya.

Menurut Razman, sampai semester pertama atau Juni 2013 ini, penyerapan beras yang telah dilakukan sebanyak 45.500 ton beras. Dengan angka ini, sebut dia, berarti penyerapan sudah mencapai 50 persen lebih. “Saya perkirakan November 2013 sudah melampaui target,” ungkapnya.

Hasil pertanian di Kabupaten Banyuwangi, akhir-akhir ini cenderung bagus dan bisa mendongkrak penyerapan yang dilakukan. Tapi untuk memenuhi target 80 ribu ton per tahun, tampaknya masih jauh dari cukup. “Kita dapat kiriman dari luar kota,” sebutnya.

Daerah yang selama ini mengirim beras untuk stok Bulog Banyuwangi ini, sebut dia, seperti Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Situbondo. Selain itu, juga ada yang dari Sumbawa (NTB), dan beberapa daerah di Bali. “Bulog Jember biasanya juga mengambil beras dari petani Banyuwangi,” dalihnya. (abi/bay)

Sumber : Radar Banyuwangi, 3 Juni 2013

Dongkrak Inovasi Pejabat Melalui Training ESQ

Dongkrak Inovasi Pejabat Melalui Training ESQ – Upaya pemerintah mendongkrak kinerja aparat birokrasi di lingkungan Pemkab Banyuwangi melalui pelatihan kecerdasan emosi spiritual (ESQ) terus berlanjut. Setelah mengikut sertakan pejabat eselon II tahun lalu , kali ini giliran para pejabat eselon III mengikuti program ESQ lanjutan, di Gedung Wanita, Jl. R.A Kartini, kemarin (30/5).

Bupati Anas mengatakan, pelatihan ESQ lanjutan ini sebagai salah satu ikhtiar untuk terus membangkitkan semangat kerja pejabat Pemkab Banyuwangi melalui suntikan spiritual. Dengan pelatihan ESQ diharapkan para pejabat dapat me-refresh kembali pikiran dan jiwa sehingga muncul inspirasi baru, energi positif dan inovasi dalam bekerja. “Tubuh tidak hanya butuh olah raga tapi juga olah jiwa. Kami ingin mendorong agar spiritualitas menjadi energi untuk meningkatkan kinerja dan disiplin pegawai,” kata Bupati Anas saat membuka acara.

Bupati Banyuwangi, Azwar Anas

Bupati juga mengatakan untuk mendapatkan pengaruh yang signifikan pelatihan ESQ akan menjadi salah satu pelatihan yang harus dijalankan selain diklat-diklat yang bisa dilalui para pejabat. Ke depan, Bupati mengaku ingin memberi kesempatan yang lebih luas kepada tokoh-tokoh di Banyuwangi untuk ikut merasakan pengalaman spiritual melalui ESQ. “Agar pelatihan ini bisa memberi efek lebih luas kami ingin agar para kyai, tokoh agama dan tokoh masyarakat ikut merasakan nuansa spiritual ESQ dan mendapatkan pengalaman baru,” ujarnya.

Bupati Anas memberikan apresiasi atas pelaksanaan ESQ yang telah diberikan bagi para pejabat Pemkab Banyuwangi. Meskipun tidak berpengaruh secara langsung, pelatihan ESQ dianggap telah menyumbangkan dampak positif bagi peningkatan kinerja aparatur. Salah satunya terlihat atas apa yang baru saja di raih oeh Banyuwangi dalam laporan keuangan hasil pemeriksaan BPK dengan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) penuh. “Tahun lau predikat kita masih wajar dengan pengecualian, tapi tahun ini kita bisa mendapat WTP penuh, ini adalah hasil kerja keras bersama yang disertai keikhlasan dalam mengabdi sebagaimana yang nilai diajarkan dalam ESQ ini,” ujar Bupati.

Bupati Anas mengungkapkan berkat capaian WTP penuh itu, Banyuwanghi akan mendapatkan penghargaan dari Menteri Keuangan RI berupa dana insentif daerah. Bupati Anas mengingatkan agar para pejabat terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas kerja agar bisa mempertahankan predikat WTP penuh pada tahun-tahun berikutnya. ” Ke depan tantangan kita lebih berat karena lebih sulit mempertahankan daripada meraihnya untuk pertama kali,” kata Bupati Anas mengingatkan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Banyuwangi, Sih Wahyudi mengatakan, pelatihan ESQ tahap kedua dari empat empat tahap hingga tahun 2015 mendatang. Sebanyak 100 orang pejabat eselon tiga yang terdiri atas Camat, Kepala kantor, Kepala Badan, Kepala Bidang, Sekretaris Dinas, dan Sekretaris Badan menjadi peserta pada sesi ini. Sebelumnya para pejabat tersebut telah mendapatkan pelatihan ESQ Basic Training bersama dengan pejabat esslon II dan IV pada tahun lalu. “ESQ in house training lanjutan Mission and Character Building ini akan berlangsung selama dua hari mulai hari ini sampai besok, Jumat (31/5),” kata Sih Wahyudi.

Sih menambahkan, selain pejabat esslon III, pejabat Esselon II juga akan melanjutkan training ESQ lanjutan. Mereka akan dikirim ke Menara 165, kantor pusat ESQ di Jakarta. Untuk Kepala Desa dan Sekretaris Desa pelaksanaan ESQ akan dilakukan pada akhir tahun 2013 ini. (afi/adv/aif)

Sumber : Radar Banyuwangi, 31 Mei 2013

Scroll To Top