Monday, October 23, 2017
Artikel Terkini
You are here: Home » Tag Archives: Laporan

Tag Archives: Laporan

Laporan Pengamatan Sel Tumbuhan

Pengamatan Sel Tumbuhan ( Sel Epidermis Bawang Merah)

I. TUJUAN PRAKTIKUM

a. Mempelajari bagian – bagian sel tumbuhan.
b. Membandingkan hasil pengamatan sel tumbuhan kemudian membandingkannya dengan literatur.

II. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN PRAKTIKUM

  • Tempat : Laboratorium IPA – BIOLOGI SMAN 1 GLAGAH BANYUWANGI
  • Waktu : Selasa, 30 Juli 2013

III. ALAT DAN BAHAN PRAKTIKUM

  • Alat Praktikum
    • Mikroskop Cahaya
    • Tusuk Gigi
    • Tissue
    • Kapas
    • Cutter
    • Kaca Preparat
    • Kaca Penutup
    • Pipette
  • Bahan Praktikum
    • Bawang Merah
    • Cairan Biru Metilen (methylen blue)

IV. LANGKAH KERJA

  1. Gunakan jas laboratotium, pasangkan dengan benar.
  2. Persiapkan alat dan bahan.
  3. Ambilah bawang merah, kupas hingga tipis pada bagian dalam bawang.
  4. Letakkan irisan bawang tersebut ke atas kaca preparat lalu tetesi dengan methylen blue lalu tutup dengan kaca penutup.
  5. Amati objek di bawah mikroskop electron dan mikroskop cahaya.
  6. Membandingkan hasil pengamatan pada kedua mikroskop tersebut.
  7. Menentukan bagian – bagian : dinding sel, sitoplasma , inti sel dan vakuola.
  8. Menggambar hasil pengamatan.

V. TABEL PENGAMATAN

Tabel Pengamatan Sel Epirdemis Pada Tumbuhan

        Gambar Sel Epirdemis Pada Tumbuhan

 

 

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan pengamatan yang kami lakukan menggunakan mikroskop cahaya dan mikroskop electron, hasilnya sama yaitu gambar sel yang rapat berbentuk oval. Didalamnya terdapat sitoplasma, nucleus dan dinding sel.

VI. PEMBAHASAN

  • Pengamatan Berdasarkan Literature

Sel tumbuhan adalah bagian terkecil dari setiap organ tumbuhan. Sel tumbuhan adalah penggerak dari suatu tumbuhan itu sendiri. Sel tumbuhan cukup berbeda dengan sel organisme eukariotik lainnya. Fitur-fitur berbeda tersebut meliputi

Struktur Sel Tumbuhan

A. Struktur Sel Tumbuhan
Sel-sel tumbuhan dewasa berbeda satu dengan yang lain dalam ukuran, bentuk, struktur dan fungsinya. Walaupun demikian semua sel tumbuhan memiliki persamaan dalam beberapa segi sehingga dapat dibanyangkan suatu hipotesis sebuah sel yang segi-segi dasarnya ada dalam bentuk yang secara nisbi tidak termodifikasi.Sel hipotesis ini seperti disajikan pada gambar 1, terdiri atas tiga bagian : (1)Membran sel yang dibagian luarnya di selubungi oleh dinding sel, (2)sel lapis protoplasma yang melapisi dinding itu dan disebut protoplas, dan (3) rongga yang disebut vakuola sentral yang menempati bagian terbesar ruang di dalam sel.

  • Dinding Sel
    Sel tumbuhan terdiri atas protoplas yang terselubungi oleh dinding sel. Dinding sel tumbuhan memiliki struktur yang kompleks dengan memiliki tiga bagian fundamental yang dapat dibedakanya itu lamella tengah, dinding sel primer dan dinding sel sekunder.Semua sel memiliki lamella tengah dan dinding sel primer, sedangkan dinding sel sekunder hanya pada sel-sel tipe tertentu.
  • Membran Sel
    Membran sel atau membran plasma merupakan bagian sel yang paling luar yang membatasi isi sel dan sekitarnya. Membran ini tersusun dari dua lapisan yang terdiridari fosfolipid (50%) dan protein / lipoprotein (50%). Membran plasma bersifat semi permeabel atau selektif permeabel yang berfungsi mengatur gerakan materi atau transportasi zat-zatter larut masuk dan keluar dari sel.
  • Nukleus
    Nukleus adalah inti sel yang memiliki membrane inti dengan susunan molekul sama dengan membrane sel yaitu berupa lipoprotein. Fungsi utama nucleus adalah sebagai pusat yang mengontrol kegiatan sel dan mengandung bahan-bahan yang menentukan sifat – sifat turun –temurun suatu organisme. Didalam inti sel tersusun atas tiga komponen yaitu : Nukleoulus (anakinti), Nukleoplasma (cairaninti) , Butiran kromatin.
  • Sitoplasma
    Sitoplasama adalah cairan sel yang berada diluar membran inti. Di dalam sitoplasma terkandung organel-organel sel atau daerah pada sitoplasma hidup yang teralokasi khusus untuk fungsi tertentu. Organel-organel tersebut adalah :

    • Retikulum Endoplasma
      Reticulum endoplasma merupakan jaringan yang tersusun oleh membrane yang berbentuk seperti jala. Terdapat dua tipe reticulum endoplasma yaitu RE halus dan RE kasar.
    • Ribosom
      Ribosom merupakan struktur unit gabungan protein dengan RNA-ribosom (disingkat RNA-r). ribosom terdiri atas dua subunit yaitu subunit kecil dan subunit besar. Ribosom berperan dalam sintesis protein.
    • Badan mikro
    • Mitokondria
      Mitokondria adalah organel sel penghasil energi sel. Mitokondria mempunyai dua lapisan membran, yaitu membrane dalam dan membrane luar.
    • Plastida
    • Vakuola
      Vakuola adalah rongga besar di bagian dalam sel yang berisi cairan vakuola yang merupakan suatu larutan cair berbagai bahan organic dan anorganik yang kebanyakan adalah cadangan makanan atau hasil sampingan metabolisme. Vakuola diselubungi oleh selaput vakuola yang disebut tonoplas.
  • Pengamatan Berdasarkan Pengamatan

Berdasarkan pengamatan yang telah kami lakukan, dapat disimpulkan bahwa didalam epidermis bawang merah terdapat ruang sel , dinding sel, inti sel (nukleus) dan sitoplasma. Bagian bagian tersebut mempunyai fungsi sebagai berikut :

a) Dinding Sel

  • Melindungi organ – organ yang ada didalamnya
  • Mengatur keluar masuknya molekul –molekul
  • Sebagai penerima rangsang dari luar

b) Nucleus

  • Pusat dari seluruh kegiatan sel
  • Mengendalikan seluruh kegiatan sel
  • Membawa informasi genetik
  • Mengatur pembelahan sel
  • Mengeluarkan RNA dan unit ribosom dan inti kesitoplasma.

c) Sitoplasma

  • Sebagai tempat metabolisme sel
  • Sebagai tempat penyimpanan bahan-bahan kimia yang penting
  • Sebagaitempat pertukaran zat

d) Stomata

  • Sebagai tempat keluar masuknya udara yang digunakan untuk foto sintesis.

VII. KESIMPULAN

Dari percobaan yang telah kami lakukan dapat disimpulkan bahwa :

  • Sel merupakan penyusun struktur kehidupan yang paling kecil atau paling sederhana.
  • Sel tumbuhan memiliki bentuk yang tetap karena memiliki sel sehingga gerakan membrane sel terbatas.
  • Struktur sel hidup adalah ruang sel yang berisi nucleus, sitoplasma dan antar selnya dibatasi oleh dinding sel.
  • Sel tumbuhan memiliki organel – organel yang tidak ditemukan di dalam sel hewan seperti vakuola, plastid, dinding sel, stomata.

VIII. DAFTAR PUSTAKA

  • Syamsuri, Istamardkk.2007.biologi :untuk SMA kelas 2a. Jakarta:Erlangga.
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Seltumbuhan
  • http://id.wikipedia.org/wiki/selepidermis
  • http://pemenangkehidupan.wordpress.com/2011/08/22/renungan-dari-sel-bawang-merah/

Laporan Pengamatan Sel Hewan

PENGAMATAN SEL HEWAN (SEL EPITEL)

I. TUJUAN PRAKTIKUM
Untuk mengetahui struktur sel epitel pada manusia beserta fungsinya.

II. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN PRAKTIKUM
Tempat : Laboratorium IPA – BIOLOGI SMAN 1 GLAGAH BANYUWANGI
Waktu   : Selasa, 30 Juli 2013

III. ALAT DAN BAHAN PRAKTIKUM

  • Alat Praktikum :
    •  Mikroskop elektron dan mikroskop cahaya
    • Pipet
    • Tusuk gigi
    • Kaca preparat
    • Kaca penutup
  • Bahan Praktikum :
    • Metilin blue

IV. LANGKAH KERJA

  • Ambil tusuk gigi, gunakan untuk mengkorek rongga mulut bagian samping untuk mencari sel epitel.
  • Jika tidak menemukan, ulangi beberapa kali sampai mendapatkan sel yang berwarna putih.
  • Letakkan sel tersebut di atas kaca preparat.
  • Ambil metilin blue dengan menggunakan pipet.
  • Tetesi sel dengan metilin blue, tutup dengan kaca penutup.
  • Amati sel di bawah mikroskop elektron dan mikroskop cahaya.
  • Gambar sel tersebut.
  • Cari bagian-bagian sel epitel tersebut beserta fungsinya.

V. TABEL PENGAMATAN

Tabel pengamatan sel epitel rongga mulut

        Gambar Sel Epitel Rongga Mulut

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

VI. PEMBAHASAN

  • BERDASARKAN TEORI / LITERATUR

Berdasarkan literatur, sel epitel termasuk dalam sel hewan. Sel hewan adalah nama umum untuk sel eukariotik yang menyusun jaringan hewan. Sel hewan berbeda dari sel eukariotik lain, seperti sel tumbuhan, karena mereka tidak memiliki dinding sel, dan kloroplas, dan biasanya mereka memiliki vakuola yang lebih kecil, bahkan tidak ada. Karena tidak memiliki dinding sel yang keras, sel hewan bervariasi bentuknya. Sel manusia adalah salah satu jenis sel hewan.

 Pengamatan Sel Hewan

Sel hewan terdiri dari vesikel, mitokondria, sentriol, nukleus, nukleolus, kromatin, ribosom, retikulum endoplasma,mikrotubulus, membran plasma, vacuola, sitosol, selaput inti, badan golgi, lisosom, dan vesikel.

Sel-sel yang mempunyai bentuk dan fungsi sama akan membentuk suatu jaringan tertentu. Jaringan utama penyusun organ tubuh hewan vertebrata adalah jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf. Dalam praktikum ini, kami melakukan pengamatan terhadap sel epitel saja.

Jaringan epitel adalah jaringan yang menutupi bagian luar rongga tubuh dan melapisi berbagai rongga di dalam tubuh. Dahulu istilah epitel digunakan untuk menyebut selaput jernih yang berada di atas permukaan tonjolan anyaman penyambung di merah bibir (Epitel: Epi di atas; Thele bibir). Istilah ini kini digunakan untuk semua jaringan yang melapisi sesuatu struktur dan saluran.

Jaringan epitel berasal dari spesialisasi lapisan ectoderm. Jaringan epitel yang melapisi luar tubuh disebut epidermis. Yang membatasi rongga dalam disebut endodermis, sedangkan yang membatasi rongga disebut mesoderm.  Jaringan epitel terdiri dari sel dengan batas yang jelas dan terletak rapat satu sama lain, tanpa ruang antarsel. Oleh karena itu, jaringan epitel dapat dikatakan sebagai jaringan yang seluler. Tidak ada pembuluh darah dalam jaringan kapiler. Zat makanan diberikan ke jaringan secara difusi dari pembuluh darah kapiler yang terletak di jaringan di bawahnya.

Jaringan epitel memiliki banyak fungsi, yaitu:

  1. Sebagai proteksi (misalnya kulit yang melindungi lapisan di bawahnya terhadap luka-luka mekanis, bahan-bahan kimia, mikroba, dan kekeringan)
  2. Untuk absorpsi (misalnya lapisan dalam usus halus)
  3. Untuk transportasi (misalnya tubulus ginjal)
  4. Untuk ekskresi (misalnya kelenjar keringat)
  5. Untuk sekresi (misalnya berupa lendir pada kelenjar buntu)
  6. Untuk merespons rangsangan (misalnya kuncup pengecap pada lidah)
  7. Untuk pernapasan (misalnya kulit katak)
  8. Untuk alat gerak (misalnya selaput kaki pada kulit katak)
  9. Mengatur suhu tubuh (misalnya kulit mengatur suhu tubuh dengan mengeluarkan keringat jika tubuh kepanasan)

Jaringan epitel dapat berasal dari ektoderm (misalnya epitel pada kulit), entoderm (misalnya epitel pada saluran pencernaan), dan mesoderm (misalnya epitel pada saluran kemih).

Berdasarkan bentuknya, sel epitel dibedakan menjadi bentuk pipih, kubus, dan silindris. Sedangkan berdasarkan jumlah lapisannya, jaringan epitel dapat dibedakan menjadi epitel simpleks dan epitel kompleks.

PENGAMATAN

Pada percobaan ini kami mengamati sel epitel rongga mulut sebagai perwakilan dari sel hewan. Pada sel epitel rongga mulut, kami dapat melihat adanya membran sel, inti sel dan sitoplasma. Fungsi inti sel dan sitoplasma pada sel hewan sama seperti pada sel tumbuhan, bedanya sel hewan tidak memiliki dinding sel. Sel mukosa pipi tidak mempunyai dinding sehingga mempunyai bentuk yang tidak tetap dan mudah berubah – ubah bentuknya. Sel mukosa pipi hanya mempunyai membran sel saja sehingga sel mukosa pipi termasuk sel hewan.

a. Nukleus

  • Sebagai pusat yang bertugas mengendalikan seluruh kegiatan sel
  • Megatur pembelahan sel
  • Membawa informasi genetic

b. Membran Plasma

  • Melindungi isi sel
  • Megatur keluar masuknya molekul – molekul
  • Sebagai reseptor, menerima rangsang dari luar.

c. Sitoplasma:

  • Sebagai tempat penyimpanan bahan – bahan yang penting bagi metabolisme.
  • Sebagai tempat pertukaran zat.

VII. KESIMPULAN

Epitel merupakan salah satu jaringan yang ada dalam sel hewan. Jaringan epitel adalah jaringan yang menutupi bagian luar rongga tubuh dan melapisi berbagai rongga di dalam tubuh. Bagian dari sel epitel terdiri atas nukleus, membran plasma, dan sitoplasma. Sel hewan tidak memiliki dinding sel, kloroplas, dan vakuola. Karena tidak memiliki dinding sel, sel hewan cenderung terlihat agak lonjong atau pada umumnya tidak memiliki bentuk tetap.

  • Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis.
  • Sel hewan mempunyai membrane sel, tidak memiliki butir-butir plastid dan mempunyai vakuola yang berukuran kecil, serta mempunyai bentuk yang tidak tetap.
  • Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel.
  • Di dalam rongga mulut terdapat jaringan epitel, yang merupakan salah satu dari empat jaringan dasar.

VIII. DAFTAR PUSTAKA

  • Sudjadi, Bagod dan Laila, Siti.2012.BIOLOGI 2A.Jakarta:Yudhistira.
  • Retnaningati, Dewi dan Omegawati, Wigati Hadi.2013.BIOLOGI.Klaten:Intan Pariwara.
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_epitel
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Sel_hewan
Scroll To Top