Thursday, July 27, 2017
Artikel Terkini


You are here: Home » Info Banyuwangi » Buah Lokal Lebih Digemari
Buah Lokal Lebih Digemari

Buah Lokal Lebih Digemari

Buah Lokal Lebih Digemari – Daya pikat jeruk lokal Banyuwangi ternyata tidak kalah mentereng dengan jeruk impor. Sensasi rasa manis dengan sedikit kombinasi asam justru menjadi daya tarik tersendiri bagi jeruk hasil produksi para petani Bumi Blambangan tersebut. Setidaknya itu terbukti dengan tren penjualan buah jeruk di pasaran.

Sahwi, 38, seorang pedagang buah mengatakan, jumlah permintaan jeruk lokal jauh lebih tinggi dibandingkan jeruk impor. Pria yang sehari-hari menjajakan dagangan di Pasar Banyuwangi itu mengatakan, sehari rata-rata dia mampu memasarkan 0,5 kuintal jeruk lokal. Penjualan sebanyak itu jauh lebih besar dibandingkan dengan jumlah penjualan jeruk impor yang “hanya” sebanyak 2,5 Kilogram (Kg) per hari.

Menurut Sahwi, konsumen lebih memilih membeli jeruk lokal lantaran sensasi rasanya lebih segar dibandingkan jeruk impor jenis ponkam, Buah Lokal Lebih Digemari. “Rasa jeruk ponkam melulu manis. Sedangkan rasa jeruk lokal ada sedikit kombinasi rasa asamnya. Selain itu, kandungan air jeruk ponkam lebih sedikit,” ungkapnya.

Sahwi menuturkan, hal lain yang ditengarai mengakibatkan jeruk lokal lebih digemari konsumen adalah selisih harga yang cukup mencolok. Dikatakan, harga jeruk lokal Banyuwangi “hanya” sebesar Rp 14 ribu per Kg. Sementara itu, sekilo jeruk ponkam dilego ke tangan konsumen dengan harga mencapai Rp 25 ribu per Kg.

Susi, 31, seorang pembeli mengatakan, perbedaan harga yang cukup signifikan antara jeruk lokal dan jeruk impor tersebut, bukanlah satu-satunya pertimbangan. “Saya memilih jeruk lokal karena ada sedikit sensasi rasa asam pada jeruk lokal. Itulah keunggulannya,” kata dia. (sgt/cl/bay)

Sumber : Radar Banyuwangi, 26 Mei 2013

About Deo Pradipta

Student of SMA Negeri 1 Glagah | Blogger | Blog & Web Designer | Founder of sman1glagah.com, tutorialadsense.info, dopind.blogspot.com , and qx-xp.blogspot.com

2 comments

  1. Wah, dulu saya cukup sering makan buah yang satu ini.
    Rasanya memang kecut dan agak asam. Tapi sayangnya,
    saat itu saya kurang begitu tahu kalau jeruk semacam ini
    dari Banyuwangi. Sekarang saya baru tahu tentang itu.

    Rasa yang unik dari jeruk ini memang memberikan efek
    segar tersendiri jika memakannya, terutama di siang hari.
    Kalau ada waktu luang saya ingin mencoba mencari buah
    ini di pasaran. 😀

    • wah harus lebih mengenal lagi nih mengenai Banyuwangi dalam bidang tumbuhan asli Banyuwangi 😀

      selain rasa manis, juga ada rasa asam yang menjadi sensasi dalam kita memakannya, selamat berpetualang menemukan buah ini 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top