Monday, October 23, 2017
Artikel Terkini


You are here: Home » Info Banyuwangi » Kompetisi Surfing Diawali Khataman Al-Quran
Kompetisi Surfing Diawali Khataman Al-Quran

Kompetisi Surfing Diawali Khataman Al-Quran

Kompetisi Surfing Diawali Khataman Al-Quran – Ajang red island international surfing competition (ISC) 2013 di pantai Pulau Merah di pastikan bakal berlangsung seru pagi, 24 Mei 2013. Ratusan surfer baik lokal, nasional, maupun internasional, kemarin sudah menyatakan siap mengikuti ajang bergengsi yang di prakarsai Pemkab Banyuwangi tersebut.

Sebagai babak pembuka, puluhan surfer lokal Banyuwangi bakal menunjukkan kebolehan bermain selancar di atas ombak laut selatan yang dinilai dewan juri dari dalam maupun luar negeri tersebut “Besok pagi para peselancar lokal akan berkompetisi,” kata Ketua panitia ISC, piping, kepada jawa pos Radar Banyuwangi  kemarin.

Usai disuguhi pertunjukan peselancar lokal Banyuwangi, keesokan harinya para pengunjung Pulau Merah bakal di hibur penampilan surfer nasional yang sejak kemarin sudah datang ke lokasi, “Hari Minggunya baru peselancar internasional yang akan tampil,” tutur pria asal Jogjakarta tersebut.

red island international surfing competition

Para surfer internasional kebanyakan sudah datang ke lokasi. Ada juga yang menginap di beberapa home stay yang telah di siapkan di sekitar lokasi kegiatan.  Kebanyakan mereka berasal dari Australia, jepang, Jerman, italia, Prancis, USA, Belanda, Korea, Selandia Baru, dan Prancis. “Mereka sudah datang sejak kemarin. Ada juga yang hari ini dan besok yang baru datang. Para peserta dari Australia sebagian juga sudah menuju ke sini naik speed boat dari plengkung,” sebutnya.

Pantauan wartawan koran ini menyebutkan, sebelum ISC dimulai, Pemkab Banyuwangi akan menggelar khataman Al-quran. Kegiatanyang berlangsung di pantai Pulau Merah itu akan diikuti 300 hafiz Alquran. Usai khataman, dilanjutkan doa bersama agar ISC berjalan lancar.

Berbagai persiapan untuk menyambut acara terus dilakukan. Selain mendirikan sejumlah tenda di tepi pantai, panitia juga mendirikan pentas tinggi untuk para juri yang menilai para peserta. Sementara itu, warga sekitar dan panitia rajin membersihkan pantai. Bahkan, para bule yang akan bertanding dalam even international tersebut juga membaur bersama warga melakukan bersih-bersih. Sesekali para bule bergurau dengan warga setempat.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, ISC merupakan salah satu trigger untuk mengenalkan destinasi baru pariwisata Banyuwangi yang berbasis pemberdayaanmasyarakat. Dia berharap, even tersebut bisa mendorong munculnya ekonomi kreatif di sekitar destinasi wisata di Banyuwangi.”Konsep sport and tourism ini akan menjadi salah satu pilihan strategi pemasaran dan pengembangan wisata di Banyuwangi,” tegas Anas. (azi/cl/aif)

Sumber : Radar Banyuwangi, 24 Mei 2013

About Rivaldo At Thoriq

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top