Sunday, April 30, 2017
Artikel Terkini


You are here: Home » Review » Menjelajah Keindahan Kota Blitar
Menjelajah Keindahan Kota Blitar

Menjelajah Keindahan Kota Blitar

Biltar adalah sebuah kota kecil di Jawa Timur yang cukup dikenal  oleh masyarakat karena di sinilah Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, dimakamkan. Rata-rata wisawatan yang berkunjung ke Bumi Soekarno ini memang sengaja datang berziarah ke makam untuk mendoakan atau sekedar merasakan getaran perjuangan saat menghayati bahwa jasad Bung Karno berada begitu dekat.

menjelajah-keindahan-kota-blitar

sumber foto: teropongsenayan.com

Makam ini sangat ramai dikunjungi para wisatawan terutama di akhir pekan dan juga hari-hari libur. Berada satu komplek dengan makam, Anda bisa mengunjungi museum yang menyimpan dokumentasi khusus Bung Karno berupa foto-foto dan perpustakaan yang mengoleksi buku-buku yang bertutur tentang Bung Karno. Di komplek ini pula Anda bisa duduk-duduk di Amphi Theater. Theater ini adalah wadah bagi seniman dan para pelajar di kota Blitar untuk mempertunjukkan berbagai kegiatan seni atau berkreatifitas seni yang rutin diadakan pada Minggu sore. Semuanya gratis lho! Anda hanya perlu menyiapkan budget untuk biaya parkir kendaraan dan berbelanja aneka souvenir yang dijajakan di sepanjang jalan mengular saat keluar dari komplek makam.

menjelajah-keindahan-blitar

sumber foto: blitarvaganza.com

Jika Anda datang dari luar kota, Anda tidak perlu khawatir menginap di mana karena banyak hotel murah di Blitar yang siap menyambut Anda dengan fasilitas dan pelayanan yang terbaik. Anda hanya harus memilah hotel mana yang sesuai dengan budget. Jangan lupa, budget untuk kuliner harus disiapkan juga secara khusus. Ada bakso Srengat yang merupakan kuliner khas Blitar dengan bakso uratnya yang menggoda. Tak ketinggalan nasi pecel Blitar yang bersaing dengan pecel Madiun. Bumbu pecelnya yang kental dan gurih akan segera memanjakan lidah Anda.

Memilih untuk melakukan reservasi hotel di Blitar menandakan bahwa Anda memiliki waktu yang cukup luang untuk mencoba menikmati tempat wisata lainnya di Blitar. Jika betul demikian, ada beberapa destinasi yang bisa Anda tuju seperti Kedung Entong, Pantai Umbul Waru, atau Candi Penataran yang sangat terkenal.

Kedung Entong

Kedung berarti sebuah lubuk atau cekungan. Nah, karena bentuk lubuknya yang mirip entong -yakni alat untuk mengambil nasi dalam Bahasa Jawa- maka warga desa setempat menamainya Kedung Entong. Kedung ini memiliki kedalaman empat meter yang biasa digunakan untuk memancing. Lokasinya yang tersembunyi di pelosok dengan jalanan yang sudah tua ditambah rusak di banyak ruasnya membuat kedung ini cukup sulit untuk dijangkau. Jika ingin menghabiskan waktu untuk memancing, Anda harus menyiapkan bekal saat meninggalkan hotel di Blitar tempat Anda menginap agar keasyikan memancing tidak terganggu oleh rasa lapar.

keindahan-blitar

sumber foto: ngadem.com

 

 

Pantai Umbul Waru

Pantai ini berada di selatan Blitar dengan pemandangan air terjun. Pantai dan air terjun. Perpaduan yang menarik, bukan? Namun sempitnya pantai berikut tebing karangnya akan membuat Anda tidak bisa leluasa menikmati keindahannya apalagi saat ombak beranjak pasang. Jangan mencoba-coba untuk menantang ombak Pantai Umbul Waru yang benar-benar besar yang datang langsungdari samudera luas. Sungguh berbahaya. Karena itulah jika Anda ingin mencoba menjangkau air terjun di pantai ini, datanglah saat ombaknyasurut.

Sama dengan Kedung Entong, lokasi Pantai Umbul Waru pun cukup sulit dijangkau. Anda akan berjalan melewati kebun tebu dan track tebing yang cukup melelahkan. Penting bagi Anda untuk memiliki kondisi yang sehat dan juga perbekalan yang memadai yang sudah Anda siapkan saat keluar dari hotel di Blitar tempat Anda menginap karena lokasinya jauh dari pemukiman penduduk.

Candi Penataran

Candi Penataran atauCandi Palah adalah sebuah komplek candi dari kerajaan Hindu yang merupakan candi termegah dan terluas di Jawa Timur. Dalam Nagarakertagama, candi ini disebut-sebut sebagai area suci yang pernah dikunjungi Raja Hayam Wuruk dari Majapahit yang sedang mengadakan perjalanan keliling wilayah Jawa Timur. Membaca jejak-jejak prasasti yang ada, komplek candi ini diperkirakan telah berdiri di masa Raja Syrenggra dari Kerajaan Kadiri mendekati tahun 1200M. Selanjutnya komplek candi ditengarai masih berfungsi hingga masa pemerintahan Raja Majapahit sekitar tahun 1415.

candi-penataran

sumber foto: blitartourism.com

Sir Thomas Stamford Raffles  adalah orang yang diketahui telah melaporkan keberadaan Candi Penataran sekitar tahun 1815. Sayangnya, komplek Penataran terabaikan dari tahun ke tahun hingga mulai mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat yang kemudian memugarnya untuk menjadi tujuan wisata yang menarik.

Selain tiga tempat wisata itu, tentu saja ada banyak lagi destinasi yang bisa Anda kunjungi. Sebut saja: Rambut Monte, Pantai Serang, Air Terjun Grenjeng, Curug Moncar, Curug Badrun, Air Terjun Tirto Galuh, Gua Luweng, dll. Anda bisa mencari informasi mengenai daerah wisata yang bisa dengan mudah dijangkau dari hotel di Blitar yang Anda pilih. Biasanya, pihak hotel akan memiliki banyak referensi tempat wisata terbaik yang bisa Anda tuju.

About Deo Pradipta

Student of SMA Negeri 1 Glagah | Blogger | Blog & Web Designer | Founder of sman1glagah.com, tutorialadsense.info, dopind.blogspot.com , and qx-xp.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top