Saturday, June 24, 2017
Artikel Terkini


You are here: Home » Pengetahuan » Telaga Warna Cerita Legenda Yang Patut Diketahui
Telaga Warna Cerita Legenda Yang Patut Diketahui

Telaga Warna Cerita Legenda Yang Patut Diketahui

Telaga Warna merupakan sebuah tempat yang bisa Anda temui di Jawa Barat. Siapa sangka bahwa telaga yang indah ini memiliki sejarah cerita legenda yang tidak disangka-sangka. Bermula dari hadirnya kerajaan Kutatanggeuhan yang aman dan damai, seluruh rakyat hidup dengan sejahtera dan makmur. Semua ini berkat pimpinan seorang raja dan ditemani seorang ratu yang baik dan juga bijaksana. Namun, setelah bertahun-tahun lamanya menikah, mereka masih belum dikaruniai anak. Mereka sangat menginginkan kehadiran seorang anak sehingga ada yang akan meneruskan tahta kerajaan. Para rakyat pun juga berdoa untuk hal tersebut hingga suatu hari ketika sang raja sedang bersemedi, terdengarlah suara gaib yang menanggapi doanya.

Selang beberapa waktu, sang ratu pun akhirnya mengandung. Raja beserta rakyat pun sangat senang mendengarnya. Setelah Sembilan bulan, akhirnya lahirlah seorang anak perempuan yang cantik. Dia diberi nama Putri Gilang Rukmini dan sangat disayangi oleh kedua orang tuanya. Saking sayangnya, raja dan ratu memanjakannya hingga berlebihan. Dalam cerita legenda ini juga diketahui bahwa Putri Gilang Rukmini sangat berkaitan dengan telaga warna. Hal ini berkaitan dengan ulang tahunnya yang ke 17 dan disaksikan oleh rakyatnya. Putri Gilang Rukmini bersifat kurang baik begitu pun dengan tingkah lakunya. Apapun yang dimintanya akan dituruti oleh kedua orang tuanya.

Ketika usia ke 17 tahu, orang tuanya mengundang seluruh rakyat untuk merayakan pestanya. Semua rakyat bergembira dan mereka membawakan sebuah kalung berkilau permata warna warni nan cantik sebagai hadiah untuk Putri GIlang Rukmini. Namun, yang dilakukan sang putri menyakiti hati kedua orang tuanya dan juga rakyat kerajaan Kutatanggeuhan. Dia menolak untuk memakai kalung tersebut dan menghancurkannya. Orang tuanya merasa malu dan bersedih. Dan akhirnya semua orang menangis karena juga terlukai hatinya dan keluar aliran air yang deras dari dalam tanah hingga menenggelamkan kerajaan dan membentuk telaga warna. Dari cerita legenda tersebut, orang-orang percaya bahwa kilauan yang terlihat pada siang hari adalah pantulan kalung dari Putri Gilang Rukmini.

About Deo Pradipta

Student of SMA Negeri 1 Glagah | Blogger | Blog & Web Designer | Founder of sman1glagah.com, tutorialadsense.info, dopind.blogspot.com , and qx-xp.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top