Saturday, May 27, 2017
Artikel Terkini


You are here: Home » Review » Gejala Penyakit Diare dan Penanganannya yang Cepat dan Alami
Gejala Penyakit Diare dan Penanganannya yang Cepat dan Alami

Gejala Penyakit Diare dan Penanganannya yang Cepat dan Alami

diare

Buang air besar merupakan suatu hal yang wajar namun tidak jika harus buang air besar hingga 3 kali sehari bahkan lebih. Gangguan pencernaan yang dapat disebabkan karena adanya bakteri yang masuk ke dalam tubuh, atau juga dapat dikarenakan efek samping dari obat yang dikonsumsi, gelisah atau dapat disebabkan karena konsumsi kopi dan alkohol yang berlebihan. Diagnosa bahwa Anda mengalami diare dapat dilihat berdasarkan pada gejala penyakit diare yang terjadi.

Gejala diare yang ditunjukkan oleh tubuh biasanya adalah buang air besar dengan intensitas sering misalnya 3 atau lebih dalam sehari dan disertai dengan cairan atau feses tidak dapat padat atau encer, badan menjadi lemas. Beberapa gejala lainnya dari penyakit tersebut yaitu:

  • Terjadi sakit perut dan dapat mengakibatkan kram jika tinja sangat encer,
  • Mengalami demam,
  • Punggung menjadi pegal,
  • Lebih haus karena kehilangan banyak cairan,
  • Kelelahan,
  • Terdapat bercak darah saat buang air.

Jika penyakit diare terjadi pada anak, biasanya akan menunjukkan gejala seperti badan menjadi demam, mulut anak yang menjadi kering, menjadi jarang buang air kecil, mudah mengantuk, badan menjadi lemas serta menangis lirih atau menangis tanpa adanya air mata, mata menjadi cekung. Anak Anda juga akan mengalami mual dan bahkan muntah serta buang air besar yang terjadi dalam kurun waktu setiap 4-6 jam sekali.

Penanganan yang dapat diberikan kepada anak Anda tau bahkan Anda sendiri setelah mengalami gejala penyakit diare yaitu:

  1. Meminum larutan oralit atau larutan gula garam setiap 2 jam sekali. Jika Anda menggunakan oralit yang dibeli di apotek gunakan sesuai dosis atau 2 ons sekali minum. Anda dapat pula menggunakan air tajin untuk mengatasi dehidrasi.
  2. Hindari terlebih dahulu makanan padat dan berserat dan perbanyak makanan halus seperti bubur karena akan lebih mudah dicerna oleh tubuh.
  3. Jika anak Anda masih mendapatkan ASI, tetap beri ASI.
  4. Menghentikan terlebih dahulu konsumsi produk makanan dan minuman yang terbuat dari susu kecuali yogurt.
  5. Meminum campuran air dan beberapa tetes dari cuka apel.

About review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top