Monday, May 1, 2017
Artikel Terkini


You are here: Home » Review » 5 Makanan Khas Bangka Belitung
5 Makanan Khas Bangka Belitung

5 Makanan Khas Bangka Belitung

Aktivitas apa yang sering Anda lakukan saat berwisata? Tampaknya mengabadikan beberapa foto dengan jepretan kameran dan mencicipi aneka makanan khas di tempat tersebut menjadi hal wajib yang dilakukan. Apalagi jika tempat tersebut begitu istimewa dan memiliki nilai budaya yang dapat juga ditemukan pada makanannya.

Sebagaimana makanan tradisional dari berbagai daerah Nusantara, Bangka Belitung sebagai provinsi yang baru beberapa tahun diresmikan tersebut juga memiliki makanan khas yang mengandung kearifan lokal dan harus dilestarikan, seperti Martabak Bangka yang cukup terkenal. Provinsi ini didominasi wilayah lautan, maka makanan yang dihasilkan juga berkaitan dengan hasil laut atau olahannya. Jadi, jika ingin liburan ke Bangka Belitung, langsung saja temukan tiketnya di http://www.traveloka.com/citilink yang melakukan penerbangan ke wilayah ini, jangan sampai melewatkan kenikmatan beberapa makanan khas berikut ini:

Hok Lo Pan

Makanan ini sudah tidak asing lagi didengar sebab banyak ditemukan di berbagai kota di Indonesia. Ya, inilah Hok Lo pan yang lebih dikenal dengan nama Martabak Bangka, di mana menurut sejarahnya dibuat oleh imigran Hakka (Khek) Bangka dalam bentuk kue sederhana dan mudah dibuat hanya dalam waktu 12 menit saja. Makanan ini terbuat dari bahan tepung terigu, diolesi dengan mentega, ditaburi cokelat butir dicampur kacang tanah dan wijen atau keju parut campur wijen, serta susu kental manis.

Lempah

Makanan yang satu ini berbahan dasar makanan laut atau daging sapi yang berkuah dan dibumbui rempah-rempah aroma kuat, seperti kunyit, lengkuas, bawang, gula dan garam, sehingga rasanya gurih dan menyegarkan. Biasanya ikan yang digunakan adalah Ikan Kerisi yang banyak ditemukan di perairan Bangka dengan bentuk yang kecil dan dimasak dalam keadaan segar, sehingga dagingnya lunak. Ada beberapa jenis lempah, diantaranya lempah kuning, darat dan kulat. Sementara itu, lempah dalam bahasa Belitung disebut juga gangan yang merupakan makanan utama keluarga dan masyarakat, juga upacara adat dan keagamaan.

Rusip atau Rosep

Ini salah satu makanan tradisional masyarakat Bangka yang terbuat dari ikan teri difermentasikan dan disimpan dalam botol untuk diawetkan. Makanan ini sering kali digunakan sebagai pengganti saus untuk salad, di mana rasanya akan terasa lezat asin dan cocok dimakan dengan daun singkong muda yang telah direbus atau sayuran lain yang dicampur dengan irisan bawang merah dan cabai sesuai selera. Makanan ini mudah ditemukan di pasar tradisional dengan kemasan botol berwarna abu-abu dan irisan ikan, di mana harganya dijual sekitar Rp3.000 hingga Rp15.000 tergantung kualitas dan kuantitas Rusip itu sendiri, bisa dari ikan kecil yang lembut tulang, ikan teri, tapi untuk kualitas nomor satu terbuat dari ikan Tuna atau Makarel.

Bakmi Bangka

Mi khas Bangka ini dikenal dalam beragam nama, diantaranya ja-mien/ya-mien/ja-mian/sui-mian bakmi yang berbahan kuah kaldu tulang dengan isi sayuran, daging ayam, daging sapi dan makanan laut. Kelezatan dan kemudahan penyajiannya membuat masakan ini sangat populer dan tersebar di Indonesia yang disajikan dengan potongan ayam kecap (halal) atau babi cincang (non halal), bakso ikan, seafood seperti ikan dan kepiting, tahu kok (baso tahu asli Bangka yang berukuran 10×4 cm), pangsit, tauge dan sayur caisim. Sebagai bumbu pelengkapnya terdiri dari lada, daun bawang, kecap asin, tongcai, jeruk kunci, garam, gula putih/gula pasir dan saus cabai pedas khas Bangka.

Lakso/ Laksa

Tidak jauh berbeda dengan masakan laksa yang ada di berbagai kota di Indonesia, penganan ini juga terbuat dari tepung beras dan sagu dengan kuah ikan tenggiri dan santan yang mengandung nilai gizi tinggi. Wajar saja makanan ini menjadi favorit di masyarakat Kota Pangkalpinang. Cara membuatnya juga tidak terlalu sulit, di mana ada adonan untuk mi dan kuah. Adonan mi dibuat dengan mencampurkan tepung beras dan sagu, aduk sampai rata. Sedangkan untuk kuahnya dibuat dari rebusan ikan yang dihaluskan dengan bumbu, masak hingga mendidih dan masukkan santan hingga mendidih.

About Deo Pradipta

Student of SMA Negeri 1 Glagah | Blogger | Blog & Web Designer | Founder of sman1glagah.com, tutorialadsense.info, dopind.blogspot.com , and qx-xp.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top