Thursday, September 21, 2017
Artikel Terkini


You are here: Home » Pengetahuan » Laporan Pengamatan Sel Hewan
Laporan Pengamatan Sel Hewan

Laporan Pengamatan Sel Hewan

PENGAMATAN SEL HEWAN (SEL EPITEL)

I. TUJUAN PRAKTIKUM
Untuk mengetahui struktur sel epitel pada manusia beserta fungsinya.

II. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN PRAKTIKUM
Tempat : Laboratorium IPA – BIOLOGI SMAN 1 GLAGAH BANYUWANGI
Waktu   : Selasa, 30 Juli 2013

III. ALAT DAN BAHAN PRAKTIKUM

  • Alat Praktikum :
    •  Mikroskop elektron dan mikroskop cahaya
    • Pipet
    • Tusuk gigi
    • Kaca preparat
    • Kaca penutup
  • Bahan Praktikum :
    • Metilin blue

IV. LANGKAH KERJA

  • Ambil tusuk gigi, gunakan untuk mengkorek rongga mulut bagian samping untuk mencari sel epitel.
  • Jika tidak menemukan, ulangi beberapa kali sampai mendapatkan sel yang berwarna putih.
  • Letakkan sel tersebut di atas kaca preparat.
  • Ambil metilin blue dengan menggunakan pipet.
  • Tetesi sel dengan metilin blue, tutup dengan kaca penutup.
  • Amati sel di bawah mikroskop elektron dan mikroskop cahaya.
  • Gambar sel tersebut.
  • Cari bagian-bagian sel epitel tersebut beserta fungsinya.

V. TABEL PENGAMATAN

Tabel pengamatan sel epitel rongga mulut

        Gambar Sel Epitel Rongga Mulut

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

VI. PEMBAHASAN

  • BERDASARKAN TEORI / LITERATUR

Berdasarkan literatur, sel epitel termasuk dalam sel hewan. Sel hewan adalah nama umum untuk sel eukariotik yang menyusun jaringan hewan. Sel hewan berbeda dari sel eukariotik lain, seperti sel tumbuhan, karena mereka tidak memiliki dinding sel, dan kloroplas, dan biasanya mereka memiliki vakuola yang lebih kecil, bahkan tidak ada. Karena tidak memiliki dinding sel yang keras, sel hewan bervariasi bentuknya. Sel manusia adalah salah satu jenis sel hewan.

 Pengamatan Sel Hewan

Sel hewan terdiri dari vesikel, mitokondria, sentriol, nukleus, nukleolus, kromatin, ribosom, retikulum endoplasma,mikrotubulus, membran plasma, vacuola, sitosol, selaput inti, badan golgi, lisosom, dan vesikel.

Sel-sel yang mempunyai bentuk dan fungsi sama akan membentuk suatu jaringan tertentu. Jaringan utama penyusun organ tubuh hewan vertebrata adalah jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf. Dalam praktikum ini, kami melakukan pengamatan terhadap sel epitel saja.

Jaringan epitel adalah jaringan yang menutupi bagian luar rongga tubuh dan melapisi berbagai rongga di dalam tubuh. Dahulu istilah epitel digunakan untuk menyebut selaput jernih yang berada di atas permukaan tonjolan anyaman penyambung di merah bibir (Epitel: Epi di atas; Thele bibir). Istilah ini kini digunakan untuk semua jaringan yang melapisi sesuatu struktur dan saluran.

Jaringan epitel berasal dari spesialisasi lapisan ectoderm. Jaringan epitel yang melapisi luar tubuh disebut epidermis. Yang membatasi rongga dalam disebut endodermis, sedangkan yang membatasi rongga disebut mesoderm.  Jaringan epitel terdiri dari sel dengan batas yang jelas dan terletak rapat satu sama lain, tanpa ruang antarsel. Oleh karena itu, jaringan epitel dapat dikatakan sebagai jaringan yang seluler. Tidak ada pembuluh darah dalam jaringan kapiler. Zat makanan diberikan ke jaringan secara difusi dari pembuluh darah kapiler yang terletak di jaringan di bawahnya.

Jaringan epitel memiliki banyak fungsi, yaitu:

  1. Sebagai proteksi (misalnya kulit yang melindungi lapisan di bawahnya terhadap luka-luka mekanis, bahan-bahan kimia, mikroba, dan kekeringan)
  2. Untuk absorpsi (misalnya lapisan dalam usus halus)
  3. Untuk transportasi (misalnya tubulus ginjal)
  4. Untuk ekskresi (misalnya kelenjar keringat)
  5. Untuk sekresi (misalnya berupa lendir pada kelenjar buntu)
  6. Untuk merespons rangsangan (misalnya kuncup pengecap pada lidah)
  7. Untuk pernapasan (misalnya kulit katak)
  8. Untuk alat gerak (misalnya selaput kaki pada kulit katak)
  9. Mengatur suhu tubuh (misalnya kulit mengatur suhu tubuh dengan mengeluarkan keringat jika tubuh kepanasan)

Jaringan epitel dapat berasal dari ektoderm (misalnya epitel pada kulit), entoderm (misalnya epitel pada saluran pencernaan), dan mesoderm (misalnya epitel pada saluran kemih).

Berdasarkan bentuknya, sel epitel dibedakan menjadi bentuk pipih, kubus, dan silindris. Sedangkan berdasarkan jumlah lapisannya, jaringan epitel dapat dibedakan menjadi epitel simpleks dan epitel kompleks.

PENGAMATAN

Pada percobaan ini kami mengamati sel epitel rongga mulut sebagai perwakilan dari sel hewan. Pada sel epitel rongga mulut, kami dapat melihat adanya membran sel, inti sel dan sitoplasma. Fungsi inti sel dan sitoplasma pada sel hewan sama seperti pada sel tumbuhan, bedanya sel hewan tidak memiliki dinding sel. Sel mukosa pipi tidak mempunyai dinding sehingga mempunyai bentuk yang tidak tetap dan mudah berubah – ubah bentuknya. Sel mukosa pipi hanya mempunyai membran sel saja sehingga sel mukosa pipi termasuk sel hewan.

a. Nukleus

  • Sebagai pusat yang bertugas mengendalikan seluruh kegiatan sel
  • Megatur pembelahan sel
  • Membawa informasi genetic

b. Membran Plasma

  • Melindungi isi sel
  • Megatur keluar masuknya molekul – molekul
  • Sebagai reseptor, menerima rangsang dari luar.

c. Sitoplasma:

  • Sebagai tempat penyimpanan bahan – bahan yang penting bagi metabolisme.
  • Sebagai tempat pertukaran zat.

VII. KESIMPULAN

Epitel merupakan salah satu jaringan yang ada dalam sel hewan. Jaringan epitel adalah jaringan yang menutupi bagian luar rongga tubuh dan melapisi berbagai rongga di dalam tubuh. Bagian dari sel epitel terdiri atas nukleus, membran plasma, dan sitoplasma. Sel hewan tidak memiliki dinding sel, kloroplas, dan vakuola. Karena tidak memiliki dinding sel, sel hewan cenderung terlihat agak lonjong atau pada umumnya tidak memiliki bentuk tetap.

  • Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis.
  • Sel hewan mempunyai membrane sel, tidak memiliki butir-butir plastid dan mempunyai vakuola yang berukuran kecil, serta mempunyai bentuk yang tidak tetap.
  • Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel.
  • Di dalam rongga mulut terdapat jaringan epitel, yang merupakan salah satu dari empat jaringan dasar.

VIII. DAFTAR PUSTAKA

  • Sudjadi, Bagod dan Laila, Siti.2012.BIOLOGI 2A.Jakarta:Yudhistira.
  • Retnaningati, Dewi dan Omegawati, Wigati Hadi.2013.BIOLOGI.Klaten:Intan Pariwara.
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_epitel
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Sel_hewan

About Deo Pradipta

Student of SMA Negeri 1 Glagah | Blogger | Blog & Web Designer | Founder of sman1glagah.com, tutorialadsense.info, dopind.blogspot.com , and qx-xp.blogspot.com

One comment

  1. Thanks, sangat membantu 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top