Friday, July 28, 2017
Artikel Terkini


You are here: Home » Info Banyuwangi » Menteri Sosial Menginap Di Rumah Warga
Menteri Sosial Menginap Di Rumah Warga

Menteri Sosial Menginap Di Rumah Warga

Menteri Sosial Menginap Di Rumah Warga – Kunjungan Mensos Salim ke rumah Fahri bukan sekedar kunjungan biasa. Sebab, menteri asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjadikan rumah Fahri sebagai ‘tempat tinggal’ sementara selama berada di Banyuwangi. Menteri sosial dan rombongan tiba di Bumi Blambangan Senin (27/5) siang, dan baru meninggalkan Kota Gandrung setelah mengikuti serangkaian kegiatan pada hari Selasa (28/5). Kunjungan Salim ke rumah Fahri dilakukan sekitar pukul 17.00 Senin petang.

Kunjungan Mensos Salim di Desa Tamansuruh untuk meninjau langsung program bedah rumah Kementrian Sosial. Di Desa tersebut, ada sekitar 30 rumah warga yang mendapat program bedah rumah masing-masing senilai Rp 10 juta. Salah satu rumah yang terdapat program bedah rumah itu milik Fahri. Rumah berukuran 8meterX10meter itu masih terlihat asli, berdinding anyaman bambu, dan berlantai tanah. Walau berdinding gedek bambu dan berlantai tanah, Mensos Salim bermalam di rumah itu. Saat berkunjung ke rumah Fahri, Mensos belum merampungkan sejumlah kegiatan.

Setiba di rumah Fahri, Mensos Salim tidak langsung beristirahat. Dia masih melanjutkan kegiatan hingga tengah malam. Mensos baru kembali ke rumah Fahri untuk beristirahat sekitar pukul 00.30 dini hari. Setiba di rumah Fahri untuk kedua kalinya, Mensos langsung beristirahat di kamar pribadi Fahri berukuran 3 meter x 1,5 meter. Kamar itu jauh dari kenyamanan untuk ukuran pejabat tinggi sekelas menteri.

Walau demikian, Mensos Salim tetap beristirahat dengan nyaman di rumah Fahri hingga pukul 03.00 pagi. Kamar yang digunakan menteri untuk istirahat itu dibiarkan seperti aslinya. Untuk menghindari angin masuk melalui celah-celah dinding anyaman bambu, kamar yang ditempati menteri itu ditempeli kertas minyak. Dengan demikian, angin tidak bisa masuk melalui celah dinding gedek yang sudah mulai rapuh itu.

Tidak hanya kamar, selama menteri tinggal di sana, lantai tanah itu dilapisi karpet. Sehingga, menteri dan rombongan bisa dengan leluasa bersantai dan beristirahat di rumah warga miskin itu tanpa harus menggunakan alas kaki. Setelah beristirahat selama tiga jam, menteri melakukan salat Subuh berjamaah bersama warga di masjid yang tidak jauh dari rumah Fahri. Sebelum meninggalkan rumah Fahri, Mensos Salim sempat sarapan pagi bersama.

Hanya, menu sarapan yang disajikan untuk menteri bukan menu yang biasa dimakan keluarga Fahri. Menu breakfast itu adalah menu katering yang didatangkan khusus dari Kota Banyuwangi.  Meski menteri sarapan di rumahnya, tapi Fahri tidak ikut sarapan bersama menteri. Menteri yang mantan Dubes RI untuk Arab Saudi itu menyantap sarapan pagi tanpa tuan rumah. “Waktu itu, saya cari rumput untuk pakan sapi. Di rumah hanya ada istri dan anak saya,” jelas Fahri.

Walau tidak sempat sarapan bareng menteri, Fahri mengaku bangga karena rumahnya digunakan bermalam sang menteri. Sebelumnya, Fahri sama sekali tidak menyangka rumahnya akan dijadikan tempat menteri beristirahat. “Ini anugerah Allah. Kami sekeluarga bersyukur dikunjungi dan ditempati menteri. Semoga tidak kecewa,” ucapnya. (cl/bay)

Sumber : Radar Banyuwangi, 30 Mei 2013

About Deo Pradipta

Student of SMA Negeri 1 Glagah | Blogger | Blog & Web Designer | Founder of sman1glagah.com, tutorialadsense.info, dopind.blogspot.com , and qx-xp.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top